OEM
| Tersedianya: | |
|---|---|
|
Produk:
|
Tisu Disinfeksi
|
|
Bahan:
|
Kain Bukan Tenunan yang Dapat Dibilas 50-70gsm
|
|
Ukuran Lembar:
|
15x20cm; 18x20cm atau khusus
|
|
Kemasan:
|
80pcs/barel atau khusus
|
|
Parfum:
|
Lidah buaya, mentimun, lavander, lemon, mint, dll. Aroma yang dapat disesuaikan juga tersedia
|
|
Sertifikat:
|
Sertifikat BSCI, GMP, ISO, dan MSDS, laporan pengujian Non-alergi dan SGS
|
|
OEM/ODM:
|
Selamat datang!
|
|
MOQ:
|
10.000 barel (Berdasarkan paket yang berbeda)
|
|
Waktu tunggu:
|
25-30 hari setelah setoran diterima dan setelah konfirmasi pembeli atas karya seni desain akhir.
|
![]()
Aplikasi Tisu Disinfektan dan Tisu Beralkohol
Tisu desinfektan dan alkohol dapat digunakan di mana saja yang memungkinkan terjadinya penularan bakteri dan virus, namun ada batasan tertentu. Karena disinfektan lebih kuat daripada pembersih, Anda tidak boleh menggunakannya pada permukaan tempat makanan akan disiapkan atau disajikan, dan merupakan praktik yang baik untuk mencuci tangan setelah melakukan disinfeksi untuk menghilangkan iritasi dari tisu.
1. Pusat Perawatan Darurat
Karena orang yang sakit dan terluka sering mengunjungi pusat perawatan darurat, tisu desinfektan sangat bagus untuk permukaan di tempat-tempat tersebut. Orang yang sakit mungkin sering menyentuh barang-barang tertentu, seperti pagar, pegangan, pena, dan meja, jadi melakukan disinfeksi permukaan secara menyeluruh sangatlah penting. Sebagian besar pusat gawat darurat menerima banyak orang setiap hari, sehingga meningkatkan risiko bagi pasien dan karyawan.
Terkait tisu pembersih dan tisu desinfektan, pusat perawatan darurat membutuhkan sesuatu yang dapat membunuh dibandingkan mengurangi kuman. Tisu desinfektan adalah pilihan terbaik karena dapat memberikan pembersihan yang kuat dan dapat mengurangi penularan bakteri dan virus.
2. Ruang Loker
Sebuah penelitian menemukan bahwa gagang keran ruang ganti adalah permukaan yang paling banyak dipenuhi kuman di gym, dengan lebih dari 545.000 unit bakteri pembentuk koloni per inci persegi. Mendisinfeksi tisu di ruang ganti akan membunuh bakteri dan virus berbahaya serta membantu menjaga keamanan pengunjung.
Selain bakteri, pertumbuhan jamur juga menjadi risiko di ruang ganti karena lingkungan yang lembap. Jika kulit Anda bersentuhan dengan pancuran atau lantai kamar mandi yang terdapat dermatofita, sejenis jamur penyebab kutu air, Anda mungkin membawa pulang jamur tersebut. Tisu desinfektan membunuh jamur untuk mengurangi penularan infeksi jamur di ruang ganti.
3. Sekolah
Siswa yang lebih tua cenderung tidak memasukkan benda-benda seperti mainan, gagang pintu, dan peralatan ke dalam mulut mereka, sehingga tisu desinfektan dapat membantu melindungi mereka tanpa membahayakan kesehatan mereka. Karena anak-anak dapat membawa segala jenis kuman ke sekolah, hal ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit. Untuk mencegah berjangkitnya penyakit dan infeksi, desinfeksi permukaan yang sering disentuh seperti meja, meja, dan kursi.
4. Toilet Umum
Selain mencuci tangan dengan benar – setidaknya selama 20 detik – prosedur disinfektan juga penting untuk menjaga keamanan orang di toilet umum. Bersihkan permukaan seperti meja, bilik, keran, dudukan toilet, dan gagang toilet dengan tisu desinfektan untuk membunuh kuman yang dapat menyebarkan penyakit.
5. Angkutan Umum
Penting untuk mendisinfeksi permukaan tempat banyak orang menyentuh benda sepanjang hari. Sistem transportasi umum seperti bus, kereta api, dan kereta bawah tanah mengalami gelombang kedatangan orang dalam jumlah besar pada jam-jam sibuk, yang berarti penyebaran kuman berbahaya sangat relevan di tempat-tempat tersebut. Mendisinfeksi kursi, pagar, pintu, jendela, dan tiang dapat membunuh kuman berbahaya yang muncul di area dengan lalu lintas tinggi tersebut.